7 Tips Belanja Online Yang Aman – Trik dari Bang Dinar

Belanja Online Yang Aman

Belanja Online Yang Aman

Pola belanja masyarakat Indonesia saat ini telah diamati memiliki perubahan. Lebih banyak yang memilih untuk bertransaksi online ketimbang secara konvensional, begitu menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Roy Mandey.

Hal ini bahkan berdampak pada terjadinya penarikan diri beberapa brand-brand terkenal untuk tutup di Indonesia, baik milik asing maupun lokal, karena kalah persaingan dengan transaksi belanja yang berlangsung secara online.

Hal tersebut tidak mengherankan sebenarnya. Pasalnya, berbelanja online memang lebih menghemat waktu dan uang, karena sifatnya yang praktis. Akan tetapi, karena keterbukaan internet yang terlalu bebas menjadi pengaruh utamanya, tidak sedikit juga terjadi banyak kasus kecolongan seperti penipuan transaksi online.

Kalau begitu, adakah cara bagi para penggila belanja online untuk dapat berbelanja dengan aman dan nyaman? Tentu saja! Simak beberapa triknya, yuk:

  1. Riset harus diutamakan. Sebelum bertransaksi belanja online, sangat disarankan untuk memilih situs-situs yang memang terpercaya dalam cakupan pertemanan bahkan keluarga. Hal ini merupakan langkah utama paling penting demi mencegah ketidaktahuan yang dapat berujung penjebakan pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Beberapa website atau situs tidak jarang akan mengarahkan kamu untuk melakukan langkah pembayaran melalui pihak ke tiga, dan hal ini tentunya dapat membingungkan, bahkan berisiko. Dengan bantuan pendapat orang-orang terdekat yang sudah pernah melakukan transaksi online di website atau situs yang dimaksud, tentu akan lebih aman dan mudah jadinya.
  2. Utamakan melakukan transaksi dengan koneksi WiFi milik rumah sendiri, atau yang terjamin aman. Transaksi online yang terhubung dengan menggunakan WiFi di tempat umum lebih jauh berisiko untuk dapat langsung dibobol para parasit yang berniat mendapatkan identitas penuh milik kamu untuk digunakan dalam tindak kriminal. Jadi, sangat disarankan bila transaksi dilakukan dengan jaringan dari milik sendiri.
  3. Selalu teliti dengan terms & conditions (syarat prasyarat) tiap situs dalam melakukan transaksi, karena setiap situs pasti memiliki ketentuan-ketentuan yang berbeda-beda.
  4. Teliti dalam pengisian identitas, dan pastikan memang relevan dengan transaksi yang akan dilakukan. Hindari jebakan-jebakan yang menuntun pada pemberian identitas berharga seperti pin rekening, dan sebagainya.
  5. Pembayaran dengan kartu kredit dapat dikatakan merupakan transaksi paling aman. Hal ini dikarenakan transaksi apapun akan dapat dilacak lewat pihak bank apabila terdapat pelaporan transaksi yang salah.
  6. Periksa kembali rincian pembelian, dan simpan bukti-bukti transaksi. Hal ini merupakan salah satu tindak pencegahan dan penanggulangan, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sebagai alat bukti bantu.
  7. Segera log out dari situs setelah bertransaksi untuk mencegah pembobolan, terutama jika terhubung langsung ke e-mail pribadi, atau jaringan-jaringan penting bagi kamu.

Nah, semoga trik-trik ini bermanfaat, ya!

Close